http://www.facebook.com/rodokoplak

Senin, 19 Desember 2011

pemuda desa sukogelap

vidio bokep part 1

 
anda kurang puas dengan durasi waktu yang tidak panjang.. ini dia saya kasih sekarang download aja ke link ini download di sini
dan untuk mendownload cepat anda membutuhkan IDM (internet download manager) ambil  di sini



hehehe buat anak muda yang suka nonton film bokep boleh nonton tapi jangan melakukan ya nanti bisa berabe... hehehehe





buat yang butuh Makalahi ni ane kasih Makalah tentang daya sumber dan energi :

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah inidengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akansanggup menyelesaikan dengan baik.Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui keterkaitan hidup kita selama inidengan usaha, energi, dan daya.. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagairintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namundengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah inidapat terselesaikan.Makalah ini memuat tentang “Usaha, energi, dan daya” dan sengaja dipilih karena untukmemenuhi nilai sang penulis untuk rapor semester ganjil kali ini.Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru yang telah banyak membantupenyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini.Semoga makalah ini dapat memberikan ilmu maupun wawasan yang lebih luas kepadapembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohonuntuk saran dan kritiknya. Terima kasih.Penulis










Daftar isi
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
B. IDENTIFIKASI MASALAH
C. PEMBATASAN MASALAH
D. PERUMUSAN MASALAH
BAB II PEMBAHASAN
A. USAHA
B. ENERGI
C. KAITAN ANTARA USAHA DAN ENERGI
D. DAYA
E. CONTOH SOAL
BAB III PENUTUP
A. SIMPULAN
B. SARAN
Dafatar Pustaka



BAB I PENDAHULUANA
LATAR BELAKANG MASALAH
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan hal yang sehari-hari akan selalu kita jumpai.Dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan setiap waktu. Untuk mencapai kehidupanyang cerdas tentunya belajar adalah hal pokok yang harus dijalani. Termasukmempelajari pengetahuan yang berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari.Dalam kaitan ini pengetahuan yang bersangkutan dengan kehidupan kita sehari-hariseperti usaha, energi, dan daya harus dikembangkan sebagai salah satu instalasi untukmewujudkan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.Judul makalah ini sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati danperlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap dunia pendidikan
B. IDENTIFIKASI MASALAH
Sesuai dengan judul makalah ini “usaha, energi, dan daya” terkait dengan kehidupansetiap kegiatan makhluk hidup di duniaBerkaitan dengan judul tersebut, maka masalah dapat diidentifikasikan sebagai berikut:
1. Bagaimana penjelasan mengenai usaha, energi, dan daya?
2. Bagaimana cara-cara menyelesaikan soal-soal mengenai usaha, energi, dan daya?
C. PEMBATASAN MASALAH
Untuk memperjelas ruang lingkup pembahasan masalah, maka masalah yang akandibahas dibatasi pada : 1
. penjelasan mengenai usaha, energi, dan daya.
2. cara-cara menyelesaikan soal-soal mengenai usaha, energi, dan daya
D. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang dan pembatasan masalah tersebut, masalah-masalah yangdibahas dapat dirumuskan sebagai berikut :
1. Bagaimana penjelasan mengenai usaha, energi, dan daya?
2. Bagaimana cara-cara menyelesaikan soal-soal mengenai usaha, energi, dan daya?



BAB II PEMBAHASANA
UsahaPerhatikanlah gambar orang yang sedang menarik balok sejaruh d meter! Orang tersebutdikatakan telah melakukan kerja atau usaha. Namun perhatikan pula orang yangmendorong dinding tembok dengan sekuat tenaga. Orang yang mendorong dindingtembok dikatakan tidak melakukan usaha atau kerja. Meskipun orang tersebutmengeluarkan gaya tekan yang sangat besar, namun karena tidak terdapat perpindahankedudukan dari tembok, maka orang tersebut dikatakan tidak melakukan kerja. Gambar: Usaha akan bernilai bila ada perpindahanKata kerja memiliki berbagai arti dalam bahasa sehari-hari, namun dalam fisika katakerja diberi arti yang spesifik untuk mendeskripsikan apa yang dihasilkan gaya ketikagaya itu bekerja pada suatu benda. Kata ’kerja’ dalam fisika disamakan dengan katausaha. Kerja atau Usaha secara spesifik dapat juga didefinisikan sebagai hasil kali besarperpindahan dengan komponen gaya yang sejajar dengan perpindahan.Jika suatu gaya F menyebabkan perpindahan sejauh s, maka gaya F melakukan usahasebesar W, yaitu
  1. Persamaan usaha dapat dirumuskan sebagai berikut. W = ΣF . sW = usaha (joule)F = gaya yang sejajar dengan perpindahan (N)s = perpindahan (m)Jika suatu benda melakukan perpindahan sejajarbidang horisontal, namun gaya yang diberikanmembentuk sudut α terhadap perpindahan,maka besar usaha yang dikerjakan pada bendaadalah : W = F . cos α . sLalu bagaimana menentukan besarnya usaha, jika gaya yang diberikan tidak teratur.Sebagai misal, saat 5 sekon pertama, gaya yang diberikan pada suatu benda membesardari 2 N menjadi 8 N, sehingga benda berpindah kedudukan dari 3 m menjadi 12 m.Untuk menentukan kerja yang dilakukan oleh gaya yang tidak teratur, maka kitagambarkan gaya yang sejajar dengan perpindahan sebagai fungsi jarak s. Kita bagi jarak
  2. menjadi segmen-segmen kecil ∆s. Untuk setiap segmen, rata-rata gaya ditunjukkan darigaris putus-putus. Kemudian usaha yang dilakukan merupakan luas persegi panjangdengan lebar ∆s dan tinggi atau panjang F. Jika kita membagi lagi jarak menjadi lebihbanyak segmen, ∆s dapat lebih kecil dan perkiraan kita mengenai kerja yang dilakukanbisa lebih akurat. Pada limit ∆s mendekati nol, luas total dari banyak persegi panjangkecil tersebut mendekati luas dibawah kurva.Jadi usaha yang dilakukan oleh gaya yangtidak beraturan pada waktu memindahkansebuah benda antara dua titik sama denganluas daerah di bawah kurva.Pada contoh di samping :W = ½ . alas . tinggiW = ½ . ( 12 – 3 ) . ( 8 – 2 )W = 27 jouleB. EnergiEnergi merupakan salah satu konsep yang penting dalam sains. Meski energi tidak dapatdiberikan sebagai suatu definisi umum yang sederhana dalam beberapa kata saja, namunsecara tradisional, energi dapat diartikan sebagai suatu kemampuan untuk melakukanusaha atau kerja. Untuk sementara suatu pengertian kuantitas energi yang setara denganmassa suatu benda kita abaikan terlebih dahulu, karena pada bab ini, hanya akandibicarakan energi dalam cakupan mekanika klasik dalam sistem diskrit.Cobalah kalian sebutkan beberapa jenis energi yang kamu kenal ! Apakah energi-energiyang kalian kenal bersifat kekal, artinya ia tetap ada namun dapat berubah wujud ?Jelaskanlah salah satu bentuk energi yang kalian kenali dalam melakukan suatu usahaatau gerak!
  3. Beberapa energi yang akan dibahas dalam bab ini adalah sebagai berikut.1. Energi PotensialEnergi potensial adalah energi yang berkaitan dengan kedudukan suatu benda terhadapsuatu titik acuan. Dengan demikian, titik acuan akan menjadi tolok ukur penentuanketinggian suatu benda.Misalkan sebuah benda bermassa m digantung seperti di bawah ini.Energi potensial dinyatakan dalam persamaan:Ep = m . g . hEp = energi potensial (joule)m = massa (joule)g = percepatan gravitasi (m/s2)h = ketinggian terhadap titik acuan (m)Persamaan energi seperti di atas lebih tepatdikatakan sebagai energi potensial gravitasi. Di
  4. samping energi potensial gravitasi, juga terdapat energi potensial pegas yang mempunyaipersamaan:Ep = ½ . k. ∆x2 atau Ep = ½ . F . ∆xEp = energi potensial pegas (joule)k = konstanta pegas (N/m)∆x = pertambahan panjang (m)F = gaya yang bekerja pada pegas (N)Di samping energi potensial pegas, juga dikenal energi potensial gravitasi Newton, yangberlaku untuk semua benda angkasa di jagad raya, yang dirumuskan:Ep = – G M.m / r2Ep = energi potensial gravitasi Newton (joule) selalu bernilai negatif. Hal ini menunjukkan bahwa untuk memindahkan suatu benda dari suatu posisi tertentu ke posisi lain yang jaraknya lebih jauh dari pusat planet diperlukan sejumlah energi (joule)M = massa planet (kg)m = massa benda (kg)r = jarak benda ke pusat planet (m)G = tetapan gravitasi universal = 6,672 x 10-11 N.m2/kg22. Energi Kinetik
  5. Energi kinetik adalah energi yang berkaitan dengan gerakan suatu benda. Jadi, setiapbenda yang bergerak, dikatakan memiliki energi kinetik. Meski gerak suatu benda dapatdilihat sebagai suatu sikap relatif, namun penentuan kerangka acuan dari gerak harustetap dilakukan untuk menentukan gerak itu sendiri.Persamaan energi kinetik adalah : Ek = ½ m v2Ek = energi kinetik (joule)m = massa benda (kg)v = kecepatan gerak suatu benda (m/s)Gambar:Energi kimia dari bahan bakar diubah menjadi energi kinetik oleh mobil3. Energi MekanikEnergi mekanik adalah energi total yang dimiliki benda, sehingga energi mekanik dapatdinyatakan dalam sebuah persamaan: Em = Ep + Ek
  6. Energi mekanik sebagai energi total dari suatu benda bersifat kekal, tidak dapatdimusnahkan, namun dapat berubah wujud, sehingga berlakulah hukum kekekalan energiyang dirumuskan: Ep1 + Ek1 = Ep2 + Ek2Mengingat suatu kerja atau usaha dapat terjadi manakala adanya sejumlah energi, makaperlu diketahui, bahwa berbagai bentuk perubahan energi berikut akan menghasilkansejumlah usaha, yaitu:W=F.sW = m g (h1 – h2)W = Ep1 – Ep2W = ½ m v22 – ½ m v12W = ½ F ∆xW = ½ k ∆x2Keterangan :W = usaha (joule)F = gaya (N)m = massa benda (kg)g = percepatan gravitasi (umumnya 10 m/s2 untuk di bumi, sedang untuk di planetlain dinyatakan dalam persamaan g = Gh1 = ketinggian awal (m)h2 = ketinggian akhir (m)v1 = kecepatan awal (m)v2 = kecepatan akhir (m)k = konstanta pegas (N/m)
  7. ∆x = pertambahan panjang (m)Ep1 = energi potensial awal (joule)Ep2 = energi potensial akhir (joule)Dengan mengkombinasi persamaan-persamaan di atas, maka dapat ditentukan berbagainilai yang berkaitan dengan energi. Di samping itu perlu pula dicatat tentang percobaanJames Prescott Joule, yang menyatakan kesetaraan kalor – mekanik. Dari percobaannyaJoule menemukan hubungan antara satuan SI joule dan kalori, yaitu :1 kalori = 4,185 joule atau1 joule = 0,24 kalorC. Kaitan Antara Energi dan UsahaTeorema usaha-energi apabila dalam sistem hanya berlaku energi kinetik saja dapatditentukan sebagai berikut.W=F.s W = m a.s W = ½ m.2asKarena v22 = v21 + 2as dan 2as = v22 – v21 maka W = ½ m (v22 – v21) W = ½ m v22 – ½ m v21 W = ∆ EpUntuk berbagai kasus dengan beberapa gaya dapat ditentukan resultan gaya sebagaiberikut. • Pada bidang datar- fk . s = ½ m (Vt2 – Vo2)
  8. F cos α – fk . s = ½ m (Vt2 – Vo2)• Pada bidang miring- w sin α – fk . s = ½ m (Vt2 – Vo2)(F cos β – w sin α – fk) . s = ½ m(Vt2 - Vt2)D. Daya
  9. Daya adalah kemampuan untuk mengubah suatu bentuk energi menjadi suatu bentukenergi lain. Sebagai contoh, jika terdapat sebuah lampu 100 watt yang efisiensinya 100%, maka tiap detik lampu tersebut akan mengubah 100 joule energi listrik yangmemasuki lampu menjadi 100 joule energi cahaya. Semakin besar daya suatu alat, makasemakin besar kemampuan alat itu mengubah suatu bentuk energi menjadi bentuk energilain.Secara matematis, hubungan antara daya, usaha dan waktu dirumuskan sebagai berikut :Berdasarkan persamaan ini, dapat disimpulkan bahwa semakin besar laju usaha, semakinbesar Daya. Sebaliknya, semakin kecil laju Usaha maka semakin kecil laju Daya. Yangdimaksudkan dengan laju usaha adalah seberapa cepat sebuah usaha dilakukan. Misalnyamobil A dan B memiliki massa yang sama menempuh suatu lintasan berjarak 1 km.Apabila mobil A menempuh lintasan tersebut dalam waktu yang lebih singkatdibandingkan dengan mobil B, maka ketika menempuh lintasan itu, daya mobil A lebihbesar dari mobil B. Dengan kata lain, Mobil A memiliki laju perubahan energi kimiamenjadi energi mekanik yang lebih besar dari pada mobil B.Daya merupakan besaran skalar, besaran yang hanya mempunyai nilai alias besar, tidakmempunyai arah. Satuan Daya dalam Sistem Internasional adalah Joule/detik. Joule/detikjuga biasa disebut Watt (disingkat W), untuk menghargai James Watt. Dalam sistemBritish, satuan daya adalah 1 pon-kaki/detik. Satuan ini terlalu kecil untuk kebutuhanpraktis sehingga digunakan satuan lain yang lebih besar, yakni dayakuda atau horsepower (disingkat hp). 1 dayakuda = 550 pon-kaki/detik = 764 watt = ¾ kilowatt.Besaran Usaha juga bisa dinyatakan dalam satuan daya x waktu, misalnya kilowatt-jamalias KWH. Satu KWH adalah usaha yang dilakukan dengan laju tetap sebesar 1 KiloWatt selama satu jam.Daya seekor kuda menyatakan seberapa besar usaha yang dilakukan kuda per satuanwaktu. Daya sebuah mesin menyatakan seberapa besar energi kimia atau listrik dapatdiubah menjadi energi mekanik per satuan waktu.Contoh soal 1 :
  10. Seseorang yang bermassa 60 kg menaiki tangga selama 4 sekon. Apabila ketinggianvertikal tangga tersebut adalah 4 meter, hitunglah daya orang itu dalam satuan watt danbesarnya energi yang dibutuhkan untuk menaiki tangga. Anggap saja percepatan gravitasi(g) = 10 m/s2.Panduan jawaban :Hasil perhitungan kita menunjukkan bahwa ketika menaiki tangga, orang tersebutmengubah energi kimia menjadi energi mekanik sebesar 2400 Joule. Ini belum termasukenergi panas yang dihasilkan ketika orang tersebut bergerak. Jadi ketika menaiki tangga,energi yang diubah orang tersebut lebih besar dari 2400 Joule.Soal1) Sebuah balok bermassa 1 kg di atas lantai licin. Jika gaya mendatar 2 N digunakan untuk menarik balok, maka tentukan usaha yang dilakukan agar balok berpindah sejauh 3 m! Penyelesaian: W=F.s W=2.3
  11. W = 6 joule2) Sebuah balok bermassa 5 kg di atas lantai licin ditarik gaya 4 N membentuk sudut 60° terhadap bidang horisontal. Jika balok berpindah sejauh 2 m, maka tentukan usaha yang dilakukan! Penyelesaian: W = F . s . cos α W = 4 . 2 . cos 60° W = 4 joule3) Buah kelapa 4 kg jatuh dari pohon setinggi 12,5 m. Tentukan kecepatan kelapa saat menyentuh tanah! Penyelesaian: Kelapa jatuh memiliki arti jatuh bebas, sehingga kecepatan awalnya nol. Saat jatuh di tanah berarti ketinggian tanah adalah nol, jadi: m.g.h1 + ½ . m v12 = m.g.h2 + ½ . m . v22 jika semua ruas dibagi dengan m maka diperoleh : g.h1 + ½ .v12 = g.h2 + ½ . v22 10.12,5 + ½ .02 = 10 . 0 + ½ .v22 125 + 0 = 0 + ½ v22 v2 = 15,8 m/s4) Sebuah air terjun setinggi 100 m, menumpahkan air melalui sebuah pipa dengan luas penampang 0,5 m2. Jika laju aliran air yang melalui pipa adalah 2 m/s, maka tentukan
  12. energi yang dihasilkan air terjun tiap detik yang dapat digunakan untukmenggerakkan turbin di dasar air terjun!Penyelesaian:Telah terjadi perubahan kedudukan air terjun, dari ketinggian 100 m menuju ke tanahyang ketinggiannya 0 m, jadi energi yang dihasilkan adalah :W = m g (h1 – h2)Untuk menentukan massa air terjun tiap detik adalah:Q = A . v (Q = debit air melalui pipa , A = luas penampang , v = laju aliran air)Q = 0,5 . 2Q = 1 m3/sQ = (V=volume, t= waktu, dmna t= 1 s)V = 1 m3r= ( r = masa jenis air = 1000 kg/m3, m = masa jenis air)1000 =M = 1000 kgW = m g (h1 – h2)W = 1000 . 10 . (100 – 0)W = 1.000.000 joule
  13. 5) Sebuah benda bermassa 0,1 kg jatuh bebas dari ketinggian 2 m ke hamparan pasir. Jika benda masuk sedalam 2 cm ke dalam pasir kemudian berhenti, maka tentukan besar gaya rata-rata yang dilakukan pasir pada benda tersebut! Penyelesaian: Terjadi perubahan kedudukan, sehingga usaha yang dialami benda: W = m g (h1 – h2) W = 0,1 . 10 . (2 – 0) W = 2 joule W=–F.s 2 = – F . 0,02 ( 2 cm = 0,02 m) F = – 100 N tanda (-) berarti gaya yang diberikan berlawanan dengan arah gerak benda!6) Sebuah motor listrik digunakan untuk mengangkat benda seberat 1,20 ? 104 N setinggi 9,00 m dalam waktu 15 s. Berapakah daya motor listrik itu?Penyelesaian P = w/t = m.g.h/t = 1,20 x 104 x 9 / 15 = 7,20.103 w = 7,20 kw7) Sebuah benda jatuh dari ketinggian 4 m, kemudian melewati bidang lengkung seperempat lingkaran licin dengan jari-jari 2 m. Tentukan kecepatan saat lepas dari bidang lengkung tersebut!
  14. Penyelesaian : Bila bidang licin, maka sama saja dengan gerak jatuh bebas buah kelapa, lintasan dari gerak benda tidak perlu diperhatikan, sehingga diperoleh : m.g.h1 + ½ . m v12 = m.g.h2 + ½ . m . v22 g.h1 + ½ .v12 = g.h2 + ½ . v22 10.6 + ½ .02 = 10 . 0 + ½ .v22 60 + 0 = 0 + ½ v22v2 = 10,95 m/s8) Sebuah sepeda dan penumpangnya bermassa 100 kg. Jika kecepatan sepeda dan penumpannya 72 km/jam, tentukan energio kinetik yang dilakukan pemiliki sepeda! Penyelesaian:
  15. Ek = ½ . m . v2 ( v = 72 km/jam = 72 x 1000 m / 3600s) Ek = ½ . 100 . 202 Ek = 20.000 joule9) Sebuah mobil bermassa 1 ton dipacu dari kecepatan 36 km/jam menjadi berkecepatan 144 km/jam dalam 4 sekon. Jika efisiensi mobil 80 %, tentukan daya yang dihasilkan mobil! Penyelesaian: Terjadi perubahan kecepatan, maka usaha yang dilakukan adalah: W = ½ m v22 – ½ m v12 (1 ton = 1000 kg, 144 km/jam = 40 m/s, 36 km/jam = 10 m/s) W = ½ 1.000 .(40)2 – ½ 1.000 . (10 )2 W = 750.000 joule P = 187.500 watt 80% P = 150.000 watt10) Sebuah peluru 20 gram ditembakkan dengan sudut elevasi 30° dan kecepatan awal 40 m/s. Jika gaya gesek dengan udara diabaikan, maka tentukan energi potensial peluru pada titik tertinggi! Penyelesaian: Tinggi maksimum peluru dicapai saat vy = 0 sehingga : vy = vo sin α – g .t 0 = 40 . sin 30° – 10 . t
  16. t=2sSehingga tinggi maksimum peluru adalah :y = vo . sin α . t – ½ . g . t2y = 40 . sin 30° . 2 – ½ . 10 . 22y = 20 m (y dapat dilambangkan h, yang berarti ketinggian)Jadi energi potensialnya :Ep = m . g . h (20 gram = 0,02 kg)Ep = 0,02 . 10 . 20Ep = 4 joule



BAB III PENUTUPA
KESIMPULAN
1. Usaha adalah hasil kali resultan gaya dengan perpindahan.
2. Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda bergerak, dirumuskan sebagai berikut:
3. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisinya,
4. Energi mekanik adalah jumlah energi potensial dan energi mekanik,
5. Usaha pada arah mendatar sama dengan perubahan energi kinetic
6. Usaha pada arah vertikal sama dengan perubahan energi potensial
7. Hukum Kekekalan Energi Mekanik
8. Daya adalah energi tiap satuan waktu. P = W/T.



Daftar
Pustakahttp//pristiadiutomo.wordpress.comhttp//google.comhttp//scribd.comhttp://rizkythea.blogspot.com


dan ini makalah tentang PAI AKHLAK :

MAKALAH
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
“ AKHLAK ”















Pembimbing   :  M. Hanifudin S,Ag

Disusun Oleh  :
                                        Nama           :   Slamet Riyadi
                                        Kelas            :  TOM A3/11
                                        NPM            :  11305059


D-III TEKNIK OTOMOTIF
POLITEKNIK DHARMA PATRIA
Jl. Jend. Ahmad Yani No.1 Telp.(0287) 381116 Kebumen 54311

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesehatan dan kesempatan, sehingga makalah yang berjudul AKHLAK ini dapat terselesaikan sebagaimana mestinya.
Sholawat dan salam atas junjungan alam Nabi besar Muhammad SAW yang telah memberikan teladan dan panutan kepada ummat Manusia di dunia.
Ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam penyusunan makalah ini, yang telah memberikan ilmunya sehingga makalah ini dapat terselesaikan walaupun masih jauh dari kesempurnaan.
Kami berharap adanya kritik dan saran dari saudara dan saudari sekalian,
Akhir kata Wassalamualaikum Wr. Wb


KEBUMEN, 15 November 2011

                                                                 
Penyusun






D A F T A R  I S I

HALAMAN JUDUL ............................................................................       I
KATA PENGANTAR .........................................................................       II
DAFTAR ISI .........................................................................................       III

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................       1
1. Latar Belakang ...........................................................................       1
2. Rumusan Masalah ......................................................................       2

BAB II PEMBAHASAN ......................................................................       3
A. Pengertian Baik dan Buruk .......................................................       3
B. Penentuan Baik dan Buruk .......................................................       4
C. Sifat dari Baik dan Buruk .........................................................       8
D. Baik Buruk menurut ajaran Islam .............................................       8

BAB III PENUTUP ..............................................................................       11
1. Kesimpulan ................................................................................       11
2. Saran ..........................................................................................       11
DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................       13





BAB I
Pendahuluan
1. Latar Belakang
Baik dan buruk merupakan dua istilah yang banyak digunakan untuk menentukan suatu perbuatan yang dilakukan seseorang. Kita
misalnya mengatakan orang itu baik dan orang itu buruk. Masalahnya apakah yang disebut baik dan buruk itu? Dan apa ukuran atau indicator yang dapat digunakan untuk menilai pebuatan itu baik atau buruk? Dan apakah baik dan buruk itu merupakan sesuatu yang mutlak atau relative? Dan bagaimana pandangan islam terhadap baik dan buruk berikut hal-hal yang tekait dengan keduanya itu?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu dicarikan jawabannya sehingga pada saat kita menilai sesuatu itu baik atau buruk memiliki patokan atau indicator yang pasti. Untuk itu pada makalah ini akan dibahas pengertian baik dan buruk, ukuran untuk menilai baik dan buruk, sifat baik dan buruk, serta pandangan islam mengenai baik dan buruk. Pembahasan masalah ini kita masukkan disini karena berkaitan dengan pembahasan tentang akhlak, sehingga dikatakan bahwa ilmu akhlak ini membahas tentang tingkah laku dan perbuatan manusia dan menetapkannya baik atau buruk.



2. Rumusan Masalah
            Pada makalah ini penulis mengemukan beberapa permasalahan, yaitu:
  1. Apakah pengertian baik dan buruk ?
  2. Bagaimana penentuan baik dan buruk ?
  3. Bagaimana sikap baik dan buruk ?
  4. Bagaimana baik dan buruk dalam ajaran Islam ?

















BAB II
P E M B A H A S A N

A.    Pengertian baik dan buruk
Dari segi bahasa baik adalah terjemahan dari kata khair dalam bahasa arab, atau good dalam bahasa inggris. Louis Ma’luf dalam kitabnya, Munjid, mengatakan bahwa yang disebut baik adalah sesuatu yang telah mencapai kesempurnaan. Sementara itu dalam Websters New Twentieth century dictionary, dikatakan bahwa baik adalah suatu yang menimbulkan rasa keharuan dalam kepuasan, kesenangan, persesuaian dan seterusnya2. Selanjutnya yang baik itu juga adalah suatu yang mempunyai nilai kebenaran atau nilai yang diharapkan yang memberikan kepuasan3. Yang baik itu juga dapat diartikan sesuatu yang sesuai dengan keinginan4. Dan disebut baik itu juga dapat pula berarti sesuatu yang mendatangkankan rahmat, memberikan perasaan senang atau bahagia5. Dan selain itu ada pula pendapat yang mengatakan bahwa secara umum bahwa yang disebut baik atau kebaikan adalah sesuatu yang diiginkan, yang diusahakan dan menjadi tujuan manusia. Tingkah laku manusia adalah baik, jika tingkah laku tersebut menuju kesempurnaan manusia. Kebaikan disebut nilai (value), apabila kebaikan itu bagi seseorang menjadi kebaikan yang kongkret6. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa yang disebut baik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan yang luhur, bermartabat, menyenangkan dan disukai manusia. Definisi kebaikan tersebut terkesan antroposentris, yakni memusat dan bertolak dari sesuatu yang menguntungkan dan membahagiakan manusia.
Mengetahui sesuatu yang baik sebagaimana yang disebutkan diatas akan mempermudah dalam mengetahui yang buruk. Dalam bahasa arab, istilah buruk dikenal dengan syarr, dan diartikan sebagai sesuatu yang tidak baik, tidak seperti yang seharusnya, tak sempurna dalam kwalitas, dibawah standar, kurang dalam nilai, tak mencukupi, keji, jahat, tidak bermoral, tidak menyenangkan, tidak dapat disetujui, tidak dapat diterima, yang tercela dan perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku. Dengan demikian yang dikatakan buruk adalah suatu yang dinilai sebaliknya dari yang baik dan tidak disukai kehadirannya.

B.     Penentuan baik dan buruk
1.       Baik buruk menurut aliran adat istiadat (sosialisme)
Menurut aliran ini baik buruk ditentukan berdasarkan adapt istiadat yang berlaku dan dipegang teguh oleh masyarakat. Orang yang mengikuti adapt dipandang baik dan yang menentang dianggap buruk, dan perlu dihukum secara adat.
Ahmad Amin mengatakan bahwa setiap bangsa menpunyai adat dan menganggap baik jika, mengdidik anak-anaknya secara adat istiadat, menanamkan perasaan mereka bahwa adat akan membawa kepada kesucian sehingga apabila seseorang menyalahi adat sangat dicela dan dianggap keluar dari golongan bangsanya.

Didalam masyarakat kita jumpai adat istiadat ang berkenaan dengan cara berpakaian, makan, minum, cakap-cakap, dan sebagainya. Orang yang mengikuti cara yang demikian itulah yang dianggap baik. Kelompok yang menilai baik dan buruk berdasarkan adat istiadat ini dalam tinjauan filsafat dikenal dengan istilah aliran sosialisme.
2. Baik buruk menurut aliran Hedonisme
Aliran Hedonisme adalah aliran filsafat yang terhitung tua karena berakar pada filsafat yunani, khususnya pemikiran filsafat Epicurus ( 341-270 SM), yang selanjutnya dikembangkan oleh cyrenics dan belakangan ditumbuh kembangkan oleh Freud.
Paham ini menyatakan perbuatan baik adalah perbuatan yang banyak mendatangkan kenikmatan, kelezatan dan kepuasan nafsu biologis. Epicurus sebagai peletak dasar paham ini mengatakan bahwa kebahagian atau kelezatan itu adalah tujuan manusia. Tidak ada kebaikan dalam hidup selain kelezatan dan tidak ada keburukan kecuali penderitaan.
Hedonisme model pertama yang individualistik lebih banyak mewarnai masyarakat barat yang bercorak liberal dan kapitalis, sementara hedonisme model kedua yang sosialistik banyak mewarnai masyarakat eropa yang komunis.

3. Baik dan buruk menurut paham intuisisme (humanisme)
Intuisi adalah kekuatan batin yang dapat menentukan sesuatu sebagai baik atau buruk. Dengan sekilas tampa melihat buah atau akibatnya. Kekuatan batin atau yang disebut juga sebagai kata hati adalah merupakan potensi rohaniah yang secara fitrah telah ada pada diri setiap orang. Paham ini berpendapat bahwa pada setiap manusia mempunyai kekuatan instinct batin yang dapat membedakan baik dan buruk dengan sekilas pandang. Kekuatan batin ini terkadang berbeda refleksinya, karena pengaruh masa dan lingkungan, akan tetapi pada dasarnya ia tetap sama dan berakar pada tubuh maanusia. Apabila ia melihat suatu perbuatan, ia mendapat semacam ilham yang dapat memberitahu nilai perbuatan itu, lalu menetapkan hukum baik dan buruknya. Oleh karna itu kebanyakan manusia sepakat mengenai keutamaan seperti benar, dermawan, berani dan mereka juga sepakat menilai buruk terhadap suatu perbuatan yang salah, kikir dan pengecut.
Poedjawijatna mengatakan bahwa menurut aliran ini yang baik adalah yang sesuai dengan kodrat manusia, yaitu kemanusiaannya cenderung kepada kebaikan. Penentuan terhadap baik buruknya tindakan yang kongkret adalah perbuatan yang sesuai dengan kata hati orang yang bertindak. Dengan demikian ukuran baik buruk suatu perbuatan menurut paham ini adalah tindakan yang sesuai dengan derajat manusia, dan tidak menentang atau mengurangi keputusan hati. Secara batin setiap orang pasti tidak akan dapat membohongi kata hatinya.jika suatu ketika seseorang yang mengatakan sesuatu yang bukan sebenarnya, hal yang demikian hanya dapat dilakukan atau ditrima oleh ucapannya, tetapi kata hatinya tetap tidak mengakui kebohongan itu.




4. Baik dan buruk menurut paham Utilitarianisme
Secara harfiah berarti berguna. Menurut paham ini bahwa yang baik adalah yang berguna.Jika ini berlaku bagi perorangan,disebut individual,dan jika berlaku bagi masyarakat dan Negara disebut social.
Pada masa sekarang ini,kemajuan dibidang teknik cukup meningkat,dan kegunaanlah yang menentukan segala-galanya.Namun demikian paham ini cenderung ektrim dan melihatkegunaan hanya dari sudut pandang materialistik.Kegunn bisa diterima jika hal-hal yang digunakan tidak menimbulkan kerugian bagi orang lain.Nabi misalnya menilai orang yang baik adalah memberi manfaat bagi yang lainnya.( HR.Bukhari).

5. Baik buruk menurut paham Religiosisme.
            Menurut paham ini yang dianggap baik adalah perbuatan yang sesuai dengan kehendak tuhan,sedangkan perbuatan buruk adalah sebaliknaya.Dalam paham ini keyakianan teologis,yakni keimanan kepada tuhan memegang peranan penting,karna tidak mungkin orang mau babuat sesui dengan kehendak tuhan jika bersangkutan tidak beriman kepadaNya.
            Diketahui didunia ini terdapat bermacam-macam agama ,dan masing-masimg menentuken baik dan buruk menurut ukurannya masing-masing.Agama Hindu,Budha,Yahudi,Kristen dan Islam misalnya ,masing-masing memiliki tolak ukur tentang baik dan buruk yang dengan yang lainnya berbeda-beda.


C. Sifat Dari Baik Dan Buruk
            Sifat dan corak baik buruk yang didasarkan pada pandangan filsafat adalah sesuai dengan sifat dari filsafat itu sendiri,yakni berubah dan tidan universal.Nilai baik dan buruk bersifat relative.
Sifat baik dan buruk berguna sesui zamannya ,dan ini dapat dimanfaatkan untuk menjabarkan ketentuan baik dan burukyang terdapat dalam ajaranAhlak yang besumber dari ajaran islam.

D. Baik Buruk Menurut Ajaran Islam.
            Ajaran islam adalah ajaran yang bersumberkan wahyu Allah S.W.T.,menurut ajran agama islam penentuan baiak dan buruk harus didasarkan pada Al-quran dan Hadist Didalam Al-quran maupun hadist banyak dijumpai istilah yang mengcu pada yang baik dan yang buruk. Diantara istilah yang mengacu pada hal yang baik misalnya al-hasanah,thayyibah,khair,mahmudah ,karimah dan al-birr.
1. Al-hasanah
            Al-Raghib Asfahani mengemukakan bahwa sesuatu yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang disukai atau yang dipandang baik adalah hasanah.Hasanah  dibagi menjadi tiga ,pertama hasnah dari segi akal,kedua hasnah dari segi nafsu/keinginan dan hasanah dari panca indra.Lawan dari hasanah adalah Al-sayyiah. Yang termasuk hasanah mislnya keuntungan,kelapangan rezeki dan kemenangan.

2. Al-thayyibah
            Kata Al-thayyibah khusus digunakan untuk menggambarkan sesuatuyang memberikan kelezatan kepada panca indra dan jiwa,seperti makanan ,pakaian,dan tempat tinggal dan sebagainya. Lawan dari Al-thayyibah adalah Al-qhabibah yang artinya buruk.
3. Al-khair
            Kata Al-khair digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang baikoleh seluruh umat manusia,seperti berakal,adil,keutamaan dan segala sesuatu yang ber manfaat.Lawannya adalah Al-syarr.
4.Karimah
            Kata Al-karimah digunakan untuk menunjukkan pada perbuatan dan ahlak yang terpuji yang ditampakkan pada kehidupan sehari-hari.Selanjutnya kata karimah biassa digunakan untuk menunjukkan perbuatan yang terpuji yang sekalanya besar,seperti menafkahkan hartanya dijalan Allah dan berbuat baik pada orang tua.
5. Al-mahmudah
            Kata ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang utamasebagai akibat dari melakukan sesuatu yang disukai Allah SWT. Denga demikian kata Al-mahmudah lebih menunjukkan pada kebaikan yang bersifat batin dan spiritual.




6. Al-birr
            Kata Al-birr digunakan untuk menunjukkan pad upaya memperluas melakukan perbuatan yang baik.Kata tesebut terkadang digunakan sebagai sifat Allah dan terkadang juga untuk manusia.Jika kata tersebut diguanakan untuk sifat Allah ,maka maksudnya adalah bahwa Allah memberikan pahala yang besar,dan jika digunakan untuk manusia , maka yang dimaksud adalah ketaatannya.

















BAB III
P E N U T U P

1.      KESIMPULAN
Dari pembahasan diatas dapat kita tarik beberapa kesimpulan yang mendasari penulisan ini, diantaranya:
a.       Dari segi bahasa baik adalah terjemahan dari kata khair dalam bahasa arab, atau good dalam bahasa inggris. Louis Ma’luf dalam kitabnya, Munjid, mengatakan bahwa yang disebut baik adalah sesuatu yang telah mencapai kesempurnaan.
b.      Penetuan baik dan buruk dapat dilihat dari beberapa aspek, diantaranya:
Baik buruk menurut aliran adat istiadat (sosialisme),Baik buruk menurut aliran Hedonisme,Baik dan buruk menurut paham intuisisme (humanisme), Baik dan buruk menurut paham Utilitarianisme,Baik buruk menurut paham Religiosisme.
c.       Ada baik dan buruk yang dibahas dalam ajaran islam,diantaranya: Al-hasanah, Al-thayyibah, Al-khair, Karimah, Al-mahmudah, Al-birr.





2.      SARAN
Dengan kita telah pelajari makalah tentang  Akhlak ini semoga kita semua lebih menjadi lebih mengerti apa itu Akhlak Baik dan Buruk, dan dengan bertambahnya pengetahuan kita tentang Ahklak ini marilah kita bersama-sama berbenah diri, karena kita hidup di dunia ini hanya sementara, dan kehidupan yang kekal adalah alam Akhirat, jadi marilah kita bersama-sama untuk selalu melakukan kebajikan untuk bekal kita di Akhirat kelak.
















D A F T A R   P U S T A K A

Amin, Ahmad, Etika (ilmu ahlak),(ter.) Farid Ma’ruf,dari judul asli al- Akhlaq, (Jakarta: Bulan Bintang, 1983),cet.III.
Asfahani,al-Raghib,Mu’jam Mufradat Alfadz Al-Qur’an,(Beirut:Dar al-Fikr,t,t.).
Charis Zubair, Ahmad, Kuliah Etika, (Jakarta: Rajawali Pers, 1990)cet II.
Nata, Abuddin, MA,,Dr.H, Aklak Tasawuf, JAKARTA, PT Raja Grafindo Jakarta, 2002
 santai sejenak gan kita nonton lagi yuk :

5 komentar:

  1. hahhahhaahhhahahahh, menarik lah .....
    skalian tambh ftonya yg bnyk ea ??

    BalasHapus
  2. oke pak saya akan berkunjung ke desa anda apa mungkin anda bisa menunjukan kota wisata di tempat anda

    BalasHapus
  3. ayo gaple aeayo gaple ae

    BalasHapus
  4. sing foto nang mobil gambare ch gemblung ati2 ae nyokotsing foto nang mobil gambare ch gemblung ati2 ae nyokot

    BalasHapus